Wednesday, January 21, 2009

Menteri Kalah sama Gubernur

KDRT DKI Jakarta

Kok Menteri Pendidikan ga komentar apa2 liat. policy sepihak Gubernur memajukan jam sekolah anak-anak sekolah?

Ga peduli ya kalo anak bisa kurang daya karena. berangkat kepagian dan sarapan terabaikan?

Menurut saya sih, policy anak sekolah masuk jam 6.30 merupakan tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga Pemda DKI Jakarta.

Anak-anak dihukum masuk lebih pagi karena kondisi yg terjadi bukan krn kesalahan anak2 itu sendiri, Tapi karna regulasi diterapkan 1/2 hati

Angkot-angkot masih ngetem dsana-sini
Polisi ga ada yg ngerti atau krn dah terima upeti

Pernah saya liat talkshow sosialisasi policy ini
Tamunya orang Pemda dan Diknas DKI kalo ga salah.

Mereka bilang
"Smooth tidaknya policy ini bisa dilihat di 1 bulan pertama, kalau banyak yg tidk terlambat berarti semua berjalan lancar"

Ada lagi yg bilang
"Tentu saja evaluasi akan kita lakukan, dari segala sisi" tp ga bilang sama sekali dari sisi mana saja.

My God,
Mereka pernah mikir ga kalau untuk ga telat itu :

1. Anak2 harus mengorbankan waktu sarapan pagi mereka
2. Orang tua harus menambah extra budget transportasi di jaman resesi ini
3. Anak2 harus mengorbankan waktu tidurnya, padahal tidur cukup sangat membantu otak meregenarasi sel-sel otak untuk tumbuh dan berkembang, terutama di usia pertumbuhan.

Ya, tp kalo mikir ya bukan kerjaan birokrat ya




Sent from my BlackBerry®
powered by InterMatrix Communications and INDOSAT
www.intermatrix.co.id

3 comments:

karin said...

kasian anak-anak yg ikut les banyak, pulang skolah + les cuma bisa tidur sbentar, ga sempet main kecuali hari minggu.. ckckck..

phery said...

terus sampe sekarang gimana kondisi di lapangan yg terjadi? aman-aman saja atau banyak masalah?

tobytall said...

lila, ini clara. inget ga? iya. setuju. di ostrali, sekolah mulai jam 9 pagi dan pulang jam 3 siang. kebanyakan anak2 jalan atau naik kendaraan umum krn sistem berjalan baik. gue ga bilang ostrali lebih baik (banyak juga jeleknya). cuma, bener sekali. anak gue bisa bangun jam 7 pagi dan makan dengan tenang - lalu jalan kaki dengan santai ke sekolah. di sekolah juga kebanyakan main. tapi tiap hari ada home reading, yang membuat mereka (akhirnya) suka membaca.